Month: December 2008

Mengelola keuangan disaat krisis

Pertanyaan : Halo Ibu Sri, perkenalkan saya Lisa, seorang ibu rumah tangga yang sedang risau karena memikirkan keadaan ekonomi akhir-akhir ini. Krisis keuangan global saat ini ternyata berdampak pada keuangan pribadi karena saya masih memiliki tunggakan KPR (Kredit Perumahan Rakyat), akibat bunga yang naik maka pengeluaran bulanan saya membengkak. Hal ini berdampak pada cashflow bulanan saya karena pengeluaran rumah tangga jadi membengkak. Saya juga mempunyai investasi di reksadana yang jumlahnya tidak terlalu besar. Untuk itu mohon saran dari Ibu Sri tindakan apa yang harus saya lakukan. Apakah tepat bila saat ini saya mencairkan investasi di reksadana yang saya miliki karena nilainya juga terus menurun? Terima kasih atas jawaban yang Ibu berikan. Lisa – Jakarta Selatan Jawaban : Halo Ibu Lisa , senang berkenalan dengan Anda. Krisis keuangan global saat ini memang sedang menjadi pembicaraan luas. Krisis yang bermula di Amerika Serikat ini ternyata sudah terasa dampaknya di Indonesia. Yang jelas kita harus tetap optimis dan mengambil hikmah dari setiap kejadian. Dari krisis ini dapat ditarik pelajaran bahwa kita dituntut mengelola keuangan dengan baik dan perlunya ada perencanaan keuangan sebelum menghadapi masa sulit. Krisis ini juga menuntut kreatifitas kita bagaimana mengejar pemasukan agar bisa menambal defisit yang terjadi akibat pengeluaran yang membengkak. Kembali ke permasalahan Anda. Ada beberapa solusi yang perlu Anda lakukan dan mudah-mudahan bisa membantu. Atur kembali pengeluaran Anda. Buatlah anggaran pengeluaran pribadi dan keluarga dan hitunglah kembali...

Read More

Mastermind 3 Desember 2008

Mastermind Jaksel kali ini dilaksanakan tanggal 3 Desember 2008 di Meeting Room “Simpul” (ICMI Buncit) dihadiri oleh Mbak Siska, Bu Salma (ditemani keponakan), Pak Sonny, Pak Irwan, Pak Asep Gunawan, Pak Tjarli, Pak Jaya, Pak Andi Sasongko, Pak Andy Rachmat, Bu Sri Khurniatun dan Mbak Hanni. Seperti biasanya, sharing dimulai dengan beberapa pencapaian selama dua mingguan dan rencana kedepan sebagai “PR” yang akan dilaksanakan. Giliran pertama diberikan kepada Mbak Siska, sebagai anggota yang dinanti-nantikan sharingnya oleh kawan-kawan mastermind TDA Jaksel karena selama seminggu terakhir menjalani “TDA Apprentice” di Tanah Abang. Seperti biasanya Pak Haji Alay berkenan memberikan kesempatan emas untuk magang. (Subhanallah… semoga Allah SWT membalasnya dengan kebaikan yang berlipat). Semula beliau hanya berkunjung ke Tanah Abang karena ada keperluan, namun diluar dugaannya sore itu diberikan kesempatan untuk action oleh Pak Haji. Lokasinya ada di Agropek Blok F3 Tanah Abang. Tidak banyak planning yang dipikirkan oleh Mbak Siska, hanya berbekal keyakinan untuk action, besok harinya langsung ke lokasi. Kami senang, sedikit geli mendengar detail action yang dijalankan, bagaimana hari-hari pertamanya berdebu-debu ria membersihkan tempat kemudian keesokan harinya berbenah menata barang dagangan. Lucunya belum lagi tau harga barangnya, sudah ditawar oleh buyer karena hari itu adalah hari Tasik. Di hari kelima sudah bisa menjual barang ratusan ribu rupiah. Resep sederhana dari Mbak Siska tetapi ampuh adalah keyakinan. Ketika memutuskan menjadi TDA, maka harus putus tus… dengan keyakinan dan kebulatan hati....

Read More

Mastermind 191108

Tanggal 19 November 2008 diadakan mastermind Jaksel di Paparon’s Pizza dihadiri oleh Pak Idham, Pak Irwan, Mbak Hanni, Bu Salma, Mbak Siska, Pak Tjarli, Pak Ridwan, Pak Jaya, Pak Andy Rachmat, Bu Sri dan Pak Sonny. Pertemuan dibuka dengan sharing knowledge oleh Pak Ridwan yang membahas lima tingkat wirausahawan yang didefinisikan oleh Bradley Sugar. Enam tingkat wirausahawan tersebut yaitu: Tingkat 0 adalah Karyawan (Employee) Tingkat 1 adalah Pekerja Mandiri (Self Employee) Tingkat 2 adalah Manager Tingkat 3 adalah Pemilik/Pemimpin (Business Owner) Tingkat 4 adalah Investor Tingkat 5 adalah Wirausahawan (Entreupreneur) Selanjutnya diisi oleh sharing kondisi masing-masing usaha dan rencana 2 minggu ke depan. Pak Idham sharing mengenai kemajuan pencapaian profitnya bulan kemarin yang kalau saya konversikan adalah sebesar gaji seorang manajer di perusahaan besar. Beberapa kali beliau tolak order dari perusahaan-perusahaan besar karena meledaknya order yang beliau terima. PR beliau adalah membenahi “toko online” nya yang dinilai sangat efektif untuk bisnis jasa perpanjangan STNK dan BPKB, termasuk pembuatan SIM Internasional. Pak Irwan sharing mengenai beberapa kemajuan “The Chapter” dengan klien-klien korporatnya. Sebagai rasa syukurnya atas pencapaian-pencapaian The Chapter, juga bertepatan dengan hari ulang tahunnya, maka konsumsi hari itu disponsori oleh beliau. Pak Irwan masih punya PR untuk menyelesaikan content training yang akan bekerjasama dengan Pak Iim. Mbak Hanni sharing mengenai “Cooking “Addict” yang mulai running mengadakan kursus membuat kue dan dijalankan bersama-sama dengan Bu Salma. Selain itu Mbak Hanni...

Read More

Start From The End Of Mind : Mulailah dari Akhirnya atau Mulailah dari Ujungnya

Buat teman-teman yang memang punya hasrat kuat untuk berpindah dari TDB menjadi TDA, strategi ini kadang sering kita lupakan karena kita sibuk dengan pertanyaan “kok kita masih belum keluar juga ya?… kok masih bergantung juga ya dengan gaji kita” dst dst. Belum lagi kondisi kantor yang kadang suka bikin kita marah, kesal dll. yang tidak usah saya ceritakan satu per satu. Tapi kapan dan bagaimana kondisi kita akan keluar, sering lupa kita canangkan secara detail. Misalnya, sudah pernahkah dari teman-teman yang mendeklarasikan secara spesifik hari dan tanggal akan keluar, punya pendapatan berapa pada saat keluar itu, bagaimana kondisinya, sebesar apa usaha kita saat kita keluar dst dst. Sesuatu yang sifatnya sangat spesifik. Kadang, karena tekanan culture, kita malu untuk mengumumkannya di depan orang banyak, karena bisa dianggap sebagai tukang mimpi. Tapi deklarasi ini sangat penting dan harus dilakukan, paling tidak di depan forum Mastermind agar energi kita semua mengarah pada mewujudkan deklarasi teman-teman semua. Tulis besar-besar di kamar Anda deklarasi ini, biarkan semua orang tahu. Masing-masing anggota tentunya akan berusaha berkontribusi agar deklarasi itu bisa terwujud. Nah, usulan saya adalah pada pertemuan Mastermind besok harus dibuat sesi deklarasi yang memuat data-data spesifik tentang berpindahnya saudara kita dari TDB menjadi TDA seperti yang saya sampaikan di atas. Setiap orang yang memang sudah “capek” dengan kerja di kantor akan membuat deklarasi di depan forum. Dan tugas kita semua untuk membantunya untuk...

Read More

TDA Bandung yang penuh vitalitas

Dalam beberapa kesempatan saya bertemu dan berkumpul dengan teman-teman TDA Bandung yang funtastik. Kesempatan pertama bertemu ketika diadakan workshop pembuatan toko online yang diadakan oleh teman-teman TDA Bandung. Pada kesempatan ini yang sangat terasa ialah: disini saya merasa sangat tua banget….., komunitas ini anggotanya dipenuhi oleh anak-anak muda yang bersemangat berbicara tentang dunia usaha. Tidak tampak risi para anak muda ini bergaul dengan sesama pengusaha memperlihatkan bahwa setting pengusaha mereka telah “tune in” di jalur yang tepat. Kesempatan kedua ialah ketika persipan milad TDA, pertemuan ini begitu Guyub saling mengisi untuk menyiapkan hajatan bersama, semua anggota menyumbangkan mulai dari ide, materi hingga tenaga yang berlimpah. Saat itu dirasakan bahwa ini adalah sebuah keluarga besar yang menebar rahmat tanpa sekat-sekat. Begitu juga ketika pelaksanaan,semua anggota terlibat dan menanggulangi semua rintangan dengan penuh semangat kebersamaan. Kesempatan berikutnya ketika pembubaran panitia Halal bihalal, Saat itu muncul banyak ide-ide segar lainnya serta kesempatan dan peluang usaha yang di sharing dengan ringannya. Begitu juga dibahas kira2nya TDA Bandung akan menuju kemana dan langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan. Semuanya mengalir tanpa ada moderator dan perasaan untuk membawa TDA Bandung menuju sesuatu yang lebih baik sangat terasa di udara. Dari pertemuan-pertemuan diatas memunculkan beberapa hal yang dapat kita jadikan pembelajaran. Usia muda bukan masalah untukmenjadi pengusaha, mental menjadi pengusaha adalah kunci bagi siapa saja untuk memulai berusaha sendiri. Kekeluargaan yang kuat serta jaringan yang terbentuk menjadi...

Read More

Follow Us

Recent Videos

Loading...