Month: February 2009

Ternyata Tidak Harus Sempurna di Depan

Ada suatu cerita lagi nih, saya pernah mendengar ada seseorang yang bingung mau dikemanakan uangnya, maklum dia baru saja saat itu mendapat warisan dari sepeninggal ayahnya. Tidak lama kemudian selang beberapa minggu saya bertemu kembali dengannya dengan kondisi sudah memiliki kantor, seperangkat komputer dan perlengkapan office juga ada beberapa karyawan. Ya, dia akhirnya menjadi distributor produk baru kesehatan, tugasnya menjual di wilayah Jakarta. Setelah berbincang-bincang, dia memang sudah menyiapkan segala sesuatunya di depan dengan rapih. Nyaris tidak ada yang tertinggal & sempurna dimata saya. Kartu nama beres, meja, kursi, komputer, printer, sambungan internet, ruang kerja yang disekat-sekat, ATK, supplier pesawat telpon dll. Wuih.. hebat nih , dalam hati saya, bisnis tinggal jalan saja, semuanya sudah siap. Bagaikan mobil baru sudah tinggal di starter saja, langsung meluncur. Tiga bulan telah berlalu, saya kembali menemuinya dikantor untuk ngobrol-ngobrol tapi tidak janjian sebelumnya. Namun ternyata, saya sempat terhenyak, kaget dan bingung. Loh kok kosong tempatnya, tanya-tanya satpam dan penghuni dekat kantornya katanya “sudah bubar mas?”, “Bangkrut sepertinya?”. Waduh ! Ringkasnya, seperti ini, untuk yang tidak memiliki modal atau sudah ada modal. Sesungguhnya tidak selalu padat modal untuk memulai bisnis. Mbah Purdie Chandra ketika pertama kali mendirikan primagamanya, beliau meminjam kursi dan papan white board punya teman dan tetangganya untuk keperluan bisnis bimbingan belajarnya, bahkan repotnya kursi dan meja tersebut tidak 24 jam bisa dipinjam karena pemilik kursi juga butuh sewaktu-waktu, jadi beliau...

Read More

Panduan “Gila” menghadiri Milad 3 TDA

Panduan ini saya buat berdasarkan pengalaman ikut berbagai event seminar, untuk mendapatkan output yang sangat-sangat-sangat MAXimal! Ongkos ratusan ribu yang teman-teman keluarkan untuk menghadiri milad TDA menjadi tidak bernilai bila teman-teman bisa mendapatkan hasil yang maksimal dari event ini. Panduan 1 – datang pagi-pagi banget biar gak telat. Trus kenalan dengan panitia. Sok akrab aja. Lalu pelajari medan pertempuran, diantaranya, jalur masuk dan keluar pembicara…biar bisa dihadang untuk bangun hubungan. Pelajari peta penempatan panitia, lagi-lagi agar misi membangun jaringan yang buanyak bisa berjalan mulus. Panduan 2 – sebelum masuk seminar, keliling dulu ke stand2 pameran. Biarpun masih beres-beres, langsung kenalan aja. Biasanya yang punya bisnis masih ada dilokasi. Pelajari dengan cepat produk mereka, sehingga pas istirahat sudah tau stand mana yang akan dituju, dan tidak menghabiskan waktu berjubel-jubel distand yang kurang diminati. Panduan 3 – berkenalanlah sebanyak mungkin kepada peserta sebelum event dimulai. Umumnya peserta akan membentuk kelompok-kelompok kecil obrolan. Segera tinggalkan kelompok yang senang memperbincangkan hal-hal yang negatif, atau kurang bermanfaat. Hati2, kelompok ini seringkali perbincangannya terkesan seru, tetapi tidak berisi. Bergabunglah dengan kelompok yang perbincangannya berbobot, yang sesuai dengan tujuan teman-teman hadir di event ini. Panduan 4 – asosiasikan diri teman-teman dengan hal yang mudah diingat, sehingga orang lain mudah ingat. Contoh, “halo nama saya Hilman, inget aja Lupus…kira-kira saya sama asyiknyalah dengan Lupus :)” Panduan 5 – siapkan draft sms yang berisi nama anda, no. hp,...

Read More

Action-Giving-Praying Oriented

Pilihannya untuk meninggalkan kerajaan bisnisnya di Mekah sudah bulat. Hijrahnya bersama Rasulullah ke Madinah membawa keyakinan mendalam. Bahwa seluruh hartanya hanyalah milik Allah. Setibanya Abdurrahman bin Auf di Madinah, dia langsung mulai menjalankan bisnisnya (ACTION). Inilah pelajaran pertama yang bisa kita ambil dari seorang Abdurrahman. Seorang pelarian seperti Abdurrahman tentu tidak memiliki modal kuat seperti yang dimiliki para pengusaha Madinah, seperti kaum Yahudi yang tengah menguasai pasar Madinah pada saat itu. Walaupun Abdurrahman dipersaudarakan dengan Sa’ad bin Rabi’ seorang pengusaha terkemuka Madinah oleh Nabi saw, namun beliau tidak memanfaatkan kekayaan saudaranya itu. Dari Anas ra, telah berkata:…. “dan berkatalah Sa’ad kepada Abdurrahman: “Saudaraku, aku adalah penduduk Madinah yang kaya raya, silahkan pilih separoh hartaku dan ambillah! Dan aku mempunyai dua orang isteri, coba perhatikan yang lebih menarik perhatian anda, akan kuceraikan ia hingga anda dapat memperistrinya… .!” Jawab Abdurrahman bin Auf: “Semoga Allah memberkati anda, isteri dan harta anda!, tapi tunjukkan letaknya pasar agar aku dapat berbisnis…..!” Seperti anak panah yang baru saja lepas dari busurnya, perjalanan bisnis Abdurrahman melesat cepat. Beliau tidak hanya berhasil membangun kembali kerajaan bisnisnya, tapi juga menggusur para pengusaha Yahudi untuk angkat kaki dari Madinah karena bangkrut. Pelajaran kedua dari Abdurrahman adalah keikhlasannya dalam memberi (GIVING). Apakah kemudian dengan menyedekahkan hartanya di jalan Allah, Abdurrahman bin Auf menjadi miskin? Ternyata tidak, Abdurrahman tidak pernah jatuh miskin dan papa, bahkan sejarah mencatatnya sebagai salahsatu konglomerat...

Read More

Bagaimana Caranya Mendapatkan Property Yang Lokasinya Bagus?

Saya baru saja baca-baca di web bapak di www.sonnysofjan.com dan tertarik dengan ulasan property bapak. Apakah bapak bisa member gambaran bagaimana mencari property yang lokasinya bagus, karena saya merasakan kesulitan mencari lokasi untuk bisnis. Terimakasih. (Win) Jawaban : Terimakasih atas pertanyan yang ibu Win berikan. Memang ilmu property adalah salah satu cabang ilmu bisnis yang harus dikuasai oleh entrepreneur/pebisnis karena pengetahuan kita tentang property merupakan kunci aksesibilitas permodalan ke system perbankan di Indonesia. Untuk mencari property yang lokasinya bagus sangat tergantung dengan jenis bisnis yang ibu geluti. Saya asumsikan ibu berbisnis retail (B to C : Business to Customer) sehingga lokasi adalah kunci dari keberhasilan bisnis ibu. Kalau ibu berbisnis dengan klien perusahaan (B to B : Business to Business), maka lokasi property biasanya bukan factor dominan dalam kesuksesan berbisnis. Ok, kembali ke lokasi property yang bagus. Biasanya ciri-ciri lokasi property yang bagus adalah berada di jalan utama yang mempunyai traffic yang tinggi, di dekat property tersebut pada ruas jalan yang sama sudah ada ATM bank –bank ternama. Keberadaan ATM tersebut biasanya diawali dengan riset traffic yang prudent dari bank yang bersangkutan, sehingga kita tidak perlu melakukan riset lagi, cukup mengikuti hasil riset dari bank tersebut. Adalah lebih baik lagi kalau lokasi property kita dekat dengan salah satu anchor dari peritel yang sudah kuat seperti adanya minimarket-minimarket tertentu yang dipasarkan secara franchise yang keberadaanya biasanya menandakan bahwa area tersebut...

Read More

Apa perbedaan photoblog dengan blog biasa?

Pak Tjarli, saya ingin bertanya, apa sih perbedaan antara photoblog dengan blog biasa dan apa gunanya photoblog ? Mudah-mudahan bisa dijelaskan dengan contohnya. Luky Hartojo Tanggapan : Mas Luky, photoblog atau photolog (phlog) adalah bentuk photo sharing yang ditampilkan dalam sebuah blog, hanya saja ada perbedaan fokus dalam isinya. Pada photoblog, fokusnya adalah pada photo itu sendiri dibandingkan dengan teks. Berbeda dengan blog, fokusnya adalah pada isi yang berbentuk teks. Pada dasarnya ada 3 jenis photoblog yaitu : Photoblog yang menggunakan domain individu, photoblog yang menggunakan jasa blogging umum seperti blogger atau wordpress dan photoblog yang menggunakan jasa khusus untuk photoblog seperti Flickr atau fotolog. Tampilan dari photoblog khusus dengan blog biasa sangat terlihat sekali dalam template blognya. Kegunaan photoblog banyak sekali, diantaranya adalah : * Sebagai ekspresi bagi para blogger yang ingin berbagi informasi, khususnya liputan yang dapat dilihat (visual) * Sebagai jurnal seseorang (biasanya wartawan) dalam perjalanan / ekspedisi. * Sebagai sample dari portofolio photographer * Sebagai alat promosi sebuah perusahaan seperti national geographic Photoblog ini perkembangannya sangat pesat terutama setelah teknologi digital camera dapat diaplikasikan ke dalam sebuah handphone. Dengan berbekal sebuah handphone dan akses internet, maka ia bisa berbagi (upload) photo dengan pembaca blog yang ia buat. Semoga cukup jelas. Tjarli Suhendra tjarli_suhendra@yahoo.com...

Read More