Month: March 2009

Pentingkah Brand Image?

Oleh Junaedi “Brand Image” sangat penting bagi kita yang bergerak di bidang bisnis, baik kecil maupun besar. Apapun namanya bisnis/ usaha kita “brand image” sangatlah penting kita bangun guna menciptakan loyalitas konsumen terhadap bisnis kita, minimal bisnis kita dikenal baik oleh masyarakat/konsumen tersebut. Dalam komunikasi pemasaran (Marketing Communication), iklan dan promosi mempunyai peran sangat penting dalam membangun suatu “brand image”. Beriklan dan promosi mempunyai target “audience” yang sangat luas, sehingga dalam waktu singkat pesan yang ingin disampaikan tentang “brand image” akan lebih diterima oleh masyarakat/konsumen. Dalam melakukan aktifitas bisnis tidak mustahil kita sebagai pelaku bisnis akan melupakan yang namanya iklan dan promosi, darimana konsumen akan mengenal barang jualan kita. Sadar atau tidak dengan beriklan kita sedang membangun “brand image” tentang bisnis/usaha yang sedang kita jalankan. Ada beberapa contoh yang bisa kita lakukan dalam membangun sebuah “brand image”: 1. Desain kemasan, termasuk tulisan/pesan yang ingin disampaikan. 2. Event, Promosi di toko, promosi di tempat umum dan kegiatan “below the line” lainnya. 3. “Publik Relations” iklan yang bersifat tidak langsung. 4. Kegiatan-kegiatan sosial untuk komunitas atau “Corporate Social Responsibility” (CSR) 5. “Customer Service” juga sangat berperan penting dalam membangun “brand image”, tugasnya adalah bagaimana cara menangani keluhan, masukan konsumen sebelum dan setelah terjadi transaksi. 6. Karyawan yang bekerja di bagian lini terdepan (front liners) apakah sebagai penjual, kasir, resepsionis dll, sangat berperan penting dalam membangun suatu “brand image” suatu perusahaan. 7....

Read More

Pertemuan MM Jaksel 25 Maret 2009 Di Rumah P Hilman Dale

Pertemuan MM Jaksel yang terakhir sebelum mulai dipecah kedalam 6 KMM berjalan sangat ramai, tercatat lebih dari 33 orang hadir adalam acara ini. Pertemuan ini diisi dengan sesi materi 6 Steps ala Brad Sugar yang dibawakan oleh Pak Ridwan Kiyosaki dan Pak Hilman Dale. Materi yang dibawakan oleh Pak Ridwan dan Pak Hilman sangat menarik, terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh member, semuanya sangar kritis dan mengena kepada realitas bisnis yang dihadapi sehari-hari. Saya pribadi ingin belajar lebih jauh kepada kedua beliau ini, karena terlihat sangat menguasai materi Brad Sugar ini. Mudah-mudahan permintaan dalam hati saya saya ini bisa dikabulkan Pak Ridwan dan Pak Hilman. Mudah-mudahan…… Apakah materi yang disampaikan Pak Ridwan dan Pak Hilman bisa dibuatkan satu summary yang bisa di download oleh member MM Jaksel? Jawaban atas pertanyaan ini saya serahkan kepada Pak Tjarli , selaku fasilitator MM Jaksel. Yang pasti insya Allah banyak teman-teman yang setuju dengan usulan saya ini. Bagaimana teman-teman..?? Selain itu, atraksi dari Pak Juneadi juga sangat menarik perhatian dan bikin deg-degan. Terinsipirasi dari salah satu materi dari NLP, Pak Junaedi memberikan salah satu tips & trik bagaimana merelease emosi dengan menyalurkan energi tersebut untuk mematahkan sebatang pensil dengan menggunakan telunjuk jari saja. Satu pertunjukan yang sangat menarik bagi para peserta. Hal menarik lain yang saya temui kemarin adalah kehadiran salah satu member MM Jaksel yang termasuk awal-awal terbentuknya MM Jaksel versi 2.0...

Read More

Horizontal Marketing = “Bola Liar”

By Yuswohady Beberapa hari lalu (16/3), seorang rekan FB Cahyadi Tan menulis note berjudul: “Kelemahan iPhone 3G – Baca Dulu Sebelum Anda Memutuskan Untuk Membeli!“, berikut link-nya: http://www.facebook.com/wall.php?id=1572196055&banter_id=1247995386&show_all#/note.php?note_id=139658975460&id=1060552583&index=3 Note itu dia tulis berdasarkan tulisan yang diposting temannya di FB juga, isinya mengenai kelemahan-kelemahan dasar iPhone 3G yang dilaunch di tanah air 20 Maret lalu (Diusung Telkomsel melalui bundling, kini billboard-nya ada di mana-mana, di seluruh penjuru Jakarta). Mas Cahyadi mengidentifikasi ada 15 item kelemahan iPhone 3G yang menurut saya sangat rinci berdasarkan survei kecil ke berbagai sumber. Saking banyaknya, komen saya terhadap note itu singkat saja: “waduh… banyak buanget bolong-bolongnya iPhone 3G” Saya tak akan membahas 15 kelemahan iPhone di atas, yang ingin saya cermati adalah kenyataan bahwa word of mouth (WOM) melalui media sosial (yes… “CROWD“) menjalar bak wabah kolera tanpa bisa dikontrol oleh siapapun. Kalau WOM itu bagus tentu saja ok, tapi kalau WOM itu berdampak jelek ke brand, maka dampak kerugiannya bakal berlipat-lipat dan sulit dipadamkan. Saya yakin mas Cahyadi (dan temannya), tidak dibayar oleh siapapun, dan dia menulis dengan ketajaman dan kejelian analisis, dengan dukungan riset yang mumpuni. Sayajuga yakin mas Cahyadi menullis tanpa pretensi apapun, itu tercermin di dalam tulisan. Sehingga tulisan itu menjadi sumber informasi yang kredibel, netral (nggak kayak iklan), dan jujur. INGAT: sekali omongan konsumen memiliki daya mempengaruhi seribu kali lebih hebat dari omongan salesman atau iklan. Ada dua pelajaran yang...

Read More

Workbook = BIG Step !

Sejujurnya pada saat raker, di sesi pengisian workbook kemarin membuat otak saya pusing dan ada pertempuran didalam hati. ”Coba Tuliskan Misi / Goal bisnis anda ?”… Pak Sonny mengobarkan semangat kepada seluruh peserta Raker Mastermind Jaksel ….. Pada saat itu otak saya berfikir keras misi bisnis apa yang hendak dicapai… ketika timbul sebuah goal giliran hati ini berkata ”Gila apa lo ? Apa mungkin lo capai tuh tujuan ?” atau ”Modal darimana ?” dan bermacam-macam pertanyaan. Nampaknya Allah SWT telah menciptakan scenario yang luar biasa. Pada saat bimbang tersebut saya teringat dengan film “The Secret” yang diputar sebelum sesi Workbook (saya kurang tau apakah pemutaran film ini masuk susunan acara atau dadakan). Pada saat menonton film the secret saya simak semua ilmu yang ada untuk kemudian saya re-packaging disesuaikan dengan keyakinan / fikroh yang saya punya. Kalo DVD itu menceritakan ” LAW OF ATTRACTION” nah setelah di repackaging konsep itu menjadi Kalimat ” Bertawakallah, Allah bersama saya dan Kehendak Allah seperti persangkaan hamba-Nya “. Simple kan? Akhirnya saya putuskan, Saya ingin memiliki outlet toko buku islam yang seperti / melebihi Gramedia baik dari sisi jumlah maupun “Brand Awareness”. Pada saat menuliskan impian tersebut kedalam workbook terjadi lintasan/vision bagaimana saya memulai membuka toko pertama saya dengan ukuran kecil, dengan satu karyawan penjaga toko dan kemudian semakin hari semakin maju dan akhirnya saya bisa membeli sebuah toko besar yang berada di...

Read More

Jadikan Market berada di genggaman Anda

Dalam beberapa kesempatan silam ketika asyik ngobrol dengan teman-teman mengenai “mau bisnis apa ya?”.  Tidak sedikit saya menemukan ide–ide bisnis yang terlontar dari teman-teman yang sangat antusias untuk menjadi pebisnis, bahkan banyak juga yang sesungguhnya memiliki kemampuan atau  ketrampilan yang bisa dijual. Kecerdasan dalam membaca peluang memang perlu di biasakan dan di asah. Namun, ada sisi yang menurut saya agak mengganjal pikiran, hampir dari yang saya temui lebih konsen dan fokus memikirkan bagaimana produksinya,  mencari cara bagaimana cara membuatnya, berusaha mencari modal untuk melengkapi peralatan dan alat produksi dll. Tapi ada satu hal yang penting, cenderung diabaikan, jarang di lakukan, apakah itu? Ya, tentu saja “Market” Begini, kebetulan kejadian ini menimpa saudara saya beberapa tahun silam ketika mencoba membangun bisnisnya. Idenya cukup bagus, jika dilihat potensi pasar juga Ok, begitu antusiasnya melihat peluang, langsung dibeli peralatan & perlengkapan produksi hingga puluhan juta, kemudian langsung juga produksi massal hingga ribuan sachet (alasan nya biar costnya murah jika produksi sekaligus banyak). Lalu apa sesudah itu? Bingung deh, mau di kemana kan produknya 🙂 Bahkan hingga kini masih banyak stok yang tersisa di gudang rumahnya, enggak tau deh apakah sudah expired atau tidak ? Cukupkah jika mengetahui Potensi Pasarnya saja? Sebenarnya saya pribadi tidak menguasai teorinya. Ringkasnya begini, ketahui dulu segmen yang mau di bidik, benar-benar butuh atau tidak? apakah laki-laki atau perempuan, kelas menengah atas, sedang atau bawah, dewasa, orangtua atau...

Read More

Follow Us

Recent Videos

Loading...