Month: March 2009

Imam Wijayanto – Jagoan Kuliner dari MM Jaksel

IMAM WIJAYANTO, salah seorang member MM Jaksel, yang dalam waktu singkat telah memiliki bisnis dengan omzet ratusan juta per bulan. Hanya dalam waktu kurang dari 3 tahun bisnis kulinernya sudah membanjiri koceknya dengan rupiah yang luar biasa besar di usia yang masih 34 tahun Berawal dari bisnis kecil-kecilan sejak kuliah di Fakultas Ekonomi Pemasaran, Unibraw, Malang. Itupun lebih disebabkan karena kiriman dari Jakarta gak pernah cukup, sehingga perlu kreatif menjalani hari-hari kuliah. Bergaul dengan mahasiswa yang juga senang berbisnis membuat kuliah Imam menjadi agak terlambat selesainya. Tapi tidak mengapa, karena toh akhirnya bisa diselesaikan juga kuliahnya. Lulus kuliah, seperti lulusan perguruan tinggi kebanyakan, Imam bekerja di Kompas Gramedia dengan gaji yang pas-pasan. Empat tahun bekerja, mulai dirasakan uang yang diperolehnya ditabung namun tidak jadi apa-apa. Takdir berbicara lain, akibat kesenangannya dengan cup corn (jagung manis dari daily fresh), beliau terdorong untuk mengetahui lebih jauh akan bisnis ini. Setelah mengetahui bahwa bisnis ini di franchisekan, maka beliau segara membulatkan hati untuk mengambil franchise ini. Perjalanan mencari lokasi pun dimulai. Dari satu mall ke mall lain di Jakarta, tidak kunjung diperoleh tempat yang bagus berjualan, Namun Imam tidak putus asa. Pada suatu saat, tercetus ide untuk mencari lokasi di mall di daerah Bogor. Gayung bersambut, sesampai di Bogor ternyata ada salah satu mall di kota tersebut yang mempunyai lokasi cukup strategis dengan skema yang juga sangat favorable. Tanpa pikir panjang, Imam...

Read More

Apaan sih Mastermind Jaksel Workbook ?

Mastermind Jaksel Workbook atau buku kerja mastermind Jaksel, lagi-lagi merupakan output yang lahir dari action spontan “komporwan” dan “komporwati” di Mastermind Jaksel. Berawal dari keluhan satu, dua orang anggota Mastermind yang mempertanyakan manfaat kegiatan mastermind dan mempertanyakan seberapa jauh mana dampak bagi bisnisnya, maka berkumpulah 5 orang komporwan dan komporwati untuk membahasnya. Keluhan ini sangat diperhatikan di mastermind Jaksel, karena selama ini kegiatan didasari oleh prinsip dari kita, oleh kita dan untuk kita, sehingga jangan sampai anggota yang merupakan keluarga besar ini merasa tidak memperoleh manfaat apapun dari Mastermind Jaksel. Momentum sudah berjalan dan semangat action para anggota sudah membara, tapi jika dibiarkan tanpa “guidance”, kami komporwan dan komporwati khawatir Mastermind Jaksel yang saat ini ada akan bubar, sebagaimana pernah dialami oleh Mastermind Jaksel versi 1.0. Kami menyadari betul bahwa membangun momentum itu sangat berat, ibarat 5 orang biasa mendorong mobil truck besar yang sedang mogok. Tapi ketika roda mulai berputar, truck mulai bergerak, maka truck bisa hidup dan berjalan sebagaimana mestinya. Tapi masih ada yang kurang, stir sudah harus dipegang dan diarahkan, kemana truck itu akan dibawa? Ibarat stir, workbook ini dibuat untuk mengarahkan atau sebagai guidance untuk membantu anggota Kelompok Mastermind (KMM) Jaksel dalam memantau kemajuan selama bergabung dengan Mastermind Jaksel. Komitmen untuk mengisi workbook dan menjalankan apa yang sudah ditulisnya, sangat diperlukan untuk mencapai kesuksesan masing-masing anggota KMM Jaksel. Proses pembuatannya tidak lama-lama, hanya butuh tiga...

Read More

Laporan Pandangan Mata : Rapat Kerja MM Jaksel 14-15 Maret 2009, Puncak Jawa Barat

Luar biasa….Rapat Kerja Mastermind Jaksel yang pertama kali diadakan langsung mengambil tempat di puncak, 14-15 Maret 2009, sekitar hampir 3.5 km dari jalan utama, mengindikasikan betapa seriusnya member MM Jaksel untuk menyusun target-target bisnisnya Diikuti lebih dari 30 orang member aktif (dari total 70 orang lebih member di milis MM Jaksel). Bayangkan, perkembangan yang bagai bola es menggelinding makin besar dan makin besar sampai-sampai membuat heran ketua MM Jaksel, Pak Tjarli Suhendra, hanya terjadi dalam waktu yang realtif singkat kurang dari 3 bulan saja. Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil mengenai perkembangan yang begitu dahsyat ini yang insya Allah akan kami share kepada MM yang lain, bagaimana membuat MM Anda bisa tetap energize terus  membawa manfaat untuk membernya. Di MM Jaksel mulai ada atmosfer, kalau gak ikutan MM saya bakalan rugi…… Setibanya di Villa hari Sabtu malam 14 Maret 2009, langsung diadakan rapat internal untuk mendiskusikan rule of the game dari member MM Jaksel mengingat jumlah anggota yang terdaftar sudah melebihi 70 orang. System regulasi yang merangsang setiap member untuk terus aktif dan komit di MM Jaksel telah berhasil disepakati dan menjadi acuan standard dalam mengelola MM Jaksel. Rancangan program kerja setahun juga sudah tersusun termasuk mengadakan workshop-workshop yang sifatnya “daging” yang semuanya berdasarkan “kebutuhan member” dan menganut prinsip “Learn From The Best“. Rapat malam ini berakhir pukul 1.30 WIB pagi dan diakhiri dengan foto-foto karena lokasi villa yang...

Read More

Kiat sukses dengan ‘ACTION’

Untuk mencapai tujuan dalam hidup, kita harus bersikap ofensif atau melakukan serangan. Kita tak bisa duduk-duduk saja sambil mengharapkan sesuatu terjadi. Kitalah yang membuat sesuatu itu terjadi. Carl Mays mengembangkan formula untuk sukses dengan singkatan ACTION, kepanjangannya adalah sbb: A: Attack. Serang hamabatan atau masalah yang merintangi perjalanan anda ke tujuan yang akan dicapai. Jangan tunggu sampai orang lain atau tim lain yang melakukan gerakan pertama. Anda harus berinisiatif. Mc Donald misalnya, terkenal dengan serangganya dalam bisnis fast food. Caranya dengan selalu memunculkan ide-ide dalam menu mereka. C : Create opportunities – ciptakan peluang Inilah yang Anda lakukan saat melancarkan serangan. Anda tak akan mendapatkan apa-apa jika hanya duduk menunggu peluang. Sebagian orang menghabiskan waktunya dengan menunggu peluang mendatangi mereka. Jika peluang tidak datang juga, orang-orang lalu mencoba mencari alasan bahwa mereka memang tidak dilahirkan sebagai orang sukses. Untuk mengembangkan bakat, anda tak bisa duduk-duduk saja tanpa melakukan sesuatu. T : Team up – bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan. Orang sukses saling bekerjasama, saling percaya satu sama yang lain. Orang sukses ingin menyelesaikan suatu pekerjaan bersama-sama. Orang sukses tidak menyimpan kesuksesan untuk diri sendiri. Dia selalu berbagi dengan grup lain diluar grupnya. Dia tidak egois. Dia menciptakan orang sukses lainnya. Jika anda mau membantu rekan atau teman sekerja untuk mengembangkan yang terbaik dalam diri mereka, jika anda dapat membangkitkan semangat yang berapi-api untuk mencapai yang terbaik...

Read More

Pertemuan Mastermind Jaksel tanggal 11 Maret 2009

Tepat jam 10 pagi anggota Mastermind yang hadir baru sekitar 8 orang, Resto Saboga di Pejaten Village kami gunakan karena tempatnya enak, mojok dan harga terjangkau. Anggota yang datang langsung kenalan dan ber ha-ha he-he, Diantaranya ada kang Faisal dari Mastermind Bandung yang pengen banget jadi Mastermind Jaksel karena bisnisnya bedol desa ke Jakarta. Hadir Bu Salma, Mbak Risa, Mbak Siska, Pak Imam dll. (semua, yang hadir 22 orang) …. sayang pak Tjarli dan pak Ridwan masih sakit,  bakalan lebih seru kalau ada mereka. Acara setelah di buka oleh Bu Salma, diteruskan dengan perkenalan dan sharing serta kesan pada acara milad kemarin. Kesan peserta MILAD 3 TDA yang hadir merasakan “Lezatnya kue” Milad yang lalu. Bahkan pak Ivan yang ikut pameran omzetnya mendadak dangdut … 10 kali dari biaya stand. Salute. Semua peserta merasakan manfaatnya terutama dalam hal semangat dan ilmu yang semuanya “daging” berkualitas wahid. Mastermind Jaksel rupanya bertambah powerfull dengan bergabungnya banyak orang-orang baru yang luar biasa, ada  Pak Heru, Pak Tomo (rupanya teman pak Sonny) Bu Rissa (blueshapire) , Pak Faisal, Pak Haryo, Pak Ivan (bos nya Dipa.net), Pak Anto Kidz wear (tenyata anggota Mastermind Jaksel Versi 1.0, sesepuh kita nih) dan banyak lagi….termasuk bu Yuli yang datang memanfaatkan  jam istirahat kantornya… salute untuk semuanya. Salah satu alasan mengapa Forum Mastermind kali ini dilakukan di jam kerja adalah untuk secara sistematis ”mengacaukan”  Comfort Zone sebagai TDB, nampaknya alasan ini mulai terlihat nyata dengan...

Read More

Follow Us

Recent Videos

Loading...