Month: March 2009

Pertama Kali Ngelapak

Semalam aku bulatkan tekad untuk nekad ‘ngasong’. Lokasi yang aku tuju adalah Bumi Perkemahan Ragunan. Disini lokasi agak ramai dan kurang menarik untuk menjajakan dagangan. Tapi disitulah tantangannya. Bangun kesiangan (jam 5 kurang) kubuat 20 bungkus susu kedelai. Masing-masing 10 bungkus kumasukkan ke termos yang berbeda (dingin dan hangat). Sekitar jam setengah 7 aku standby disana. Berbekal brosur dan tester, kutebalkan muka berkeliling menjajakan produk. Ternyata mental/mind block aku sangat tinggi, dan praktek tidak semudah teori. Sempat rasa malu, grogi, wah… tumplek jadi satu. Sempat pengen balik pulang aja tadi, tapi bodo amat lah, sudah terlanjur basah sampai disini, pikirku. Gelengan kepala, tampikan tangan kulalui dengan senyuman. Padahal Cuma ditawari tester aja lho… Mental/mind block aku langsung luntur saat pembeli pertama memborong 5 bungkus. Alhamdulillah, setengah gemeteran (saking terharunya) saya masukkan susu ke kresek. Uang 10 ribuan pertama itu rasanya sudah membayar segala capek, grogi, gengsi dan takut tadi. Tapi dasarnya sepi, dagangan laku 7 bungkus aja. Sisanya? Kubagikan aja ke orang-orang (satpam dan pembersih lokasi). Ternyata mulai action itu sulit ya. Aku tau yang aku lakukan hari ini belum ada apa-apanya dibanding harga kesuksesan. Yang jelas, hari ini aku sudah belajar sesuatu. Hal tersulit adalah memulai langkah pertama. Hari ini walau jauh dari keberhasilan, telah kumulai langkah pertama itu. Kedepannya harus lebih semangat dan maju lagi! Let’s do double action. Yuli Rosiana...

Read More

Brand

Setiap orang yang ingin membuka usaha pastilah harus memiliki merk. Mengapa kita memerlukan merk untuk usaha kita? Secara sederhana merk otomatis akan membedakan produk kita dengan pesaing. Bahkan penjual buah Duku dipinggir jalan pun memiliki kesadaran untuk memberi merk warung dukunya. Walaupun sepanjang jalan banyak yang menjual duku dan memiliki produk yang sama, mereka secara sengaja memberi merk untuk membedakan dengan yang lain. Kalau secara awam mungkin banyak yang heran kenapa produk sama tetapi harus dibedakan? Membeli produk dalam hal ini buah Duku bukan hanya sekedar buahnya. Tetapi juga keramahan pelayanannya, ada juga karena kejujuran si penjual dalam menimbang buah Duku, atau juga kebersihan si penjual dalam berpakaian. Jadi Merk disini bukan saja sekedar produk tetapi juga sebagai satu kesatuan antara produk, keramahan, kejujuran, dan juga kebersihan. Merk itu terbentuk dari konsistensi pemilik dalam mempertahankan sesuatu yang memberi nilai tambah bagi konsumen. Jadi merk itu bukan apa yang kamu katakan tetapi apa yang konsumen bilang. Walaupun kita berusaha bilang kalau buah Duku yang dijual memiliki kualitas yang terbaik tetapi apabila konsumen memiliki image yang berbeda dengan apa yang kita katakan maka kita telah gagal dalam memberi merk. Tujuan utama memberi merk adalah untuk mendapatkan banyak orang dalam membeli produk kita untuk waktu yang lama dengan harga yang tinggi. Tanpa merk produk kita hanya sebagai produk yang generik. Merk akan menjadi kekuatan yang paling ampuh dalam membuat strategi. Produk-produk seperti...

Read More

Franchise Apa Yang Tidak Merepotkan

Pertanyaan : Assalamu’alaikum, pak sonny. Salam kenal, pak. Franchise yg relatif kita nggak perlu banyak terlibat dlm operasional langsung apa saja? Kalau yg saya tahu baru indomaret & alfamart. Apakah bapak punya info franchise yg lain yg tipenya kira2 sama seperti itu (tdk perlu banyak terjun di operasional)? Syukron. Wassalamu alaikum wr wb (Firmansyah) Jawaban : Terimakasih mas Firmansyah atas pertanyaannya. Kalau bicara franchise yang gak ngerepotin, maka kita sebenarnya sedang bicara bisnis yang kita memposisikan diri menjadi investor, bukan entrepreneur sejati. Tidak banyak farnchise yang menwarkan skema seperti ini dengan biaya murah, biasanya harganya selangit karena memang kita gak perlu repot-repot lagi mengurus bisnisnya. Namun, ada juga franchise yang seperti ini namun dengan biaya yang relatif masih terjangkau yaitu franhcise untuk bisnis laundry. Beberapa merk terkemuka mudah kita jumpai di tempat-tempat strategis seperti mall, hypermarket, minimarket sampai pada area-area perumahan menengah ke atas. Menjadi tidak etis apabila saya menyebutkan merk tertentu dalam jawaban saya, akan lebih baik mas Firmansyah mengirimkan e-mail ke sonny.sofjan@yahoo.com, nanti akan saya balas untuk menginformasikan merk-merk apa saja yang nilainya terjangkau namun gak perlu kita urus. Kalau yang franchisenya malah, banyak yang menawarkan keleluasaan waktu karena memang dengan nilai sebesar itu jatuhnya adalah investasi. Mudah-mudahan membantu… Sonny B Sofjan...

Read More

Daripada Asuransi Pendidikan Mendingan Investasi Pada Logam Mulia

Pertanyaan : Baru saja baca website bapak di artikel dengan judul diatas (www.sonnysofjan.com) setuju banget pak. saya juga menerapkan hal spt itu. tapi belakangan ada 1 hal yg mengusik pikiran saya. kita lihat dari 2 aspek: aspek proteksi (perlindungan) & aspek nilai uang. kalau kita menyimpan LM (logam mulia/emas batangan bersertifikat dari Antam) nilai uang kita akan terlindungi insya Allah, tp aspek proteksinya nggak kena. sedangkan dengan asuransi pendidikan, dari aspek nilai uang 99,999% nggak dapet, tapi kena di sisi aspek proteksi-nya. jalan keluarnya adalah bagaimana kalau kita lakukan keduanya: menyimpan LM iya & asuransi pendidikan juga iya? memang sih, kita jadinya harus punya alokasi dana unt kedua hal tsb. gimana menurut pak sonny? (Firmansyah) Jawaban : Terimakasih Mas Firmansyah atas pertanyaannya. Sebetulnya jawaban atas pertanyaan ini sangat sederhana. Kalau mau ambil asuransi saran saya ambil yang betul-betul mempunyai sifat proteksi kepada jiwa atau asset kita, jangan ditambah-tambah sama yang lain. Contoh : ambillah saja life insurance untuk proteksi jiwa, fire insurance untuk proteksi asset produktif kita terhadap kebakaran..jadi betul2 yang berkaitan dengan proteksi yang merupakan sifat dasar dari asuransi, bukan investasi. Produk asuransi yang saat ini dengan segala turunannya memang menawarkan variasi produk yang sangat banyak, namun hemat saya tetap kurang menguntungkan, karena pada setiap produk investasinya pihak asuransi pasti mengambil margin. Jadi produk asuransi yang bersifat investasi akan mengambil double margin yaitu dari proteksinya dan dari investasinya....

Read More

WE Are Smarter Than ME

Encyclopedia Britannica ditulis selama lebih dari 250 tahun, sementara Wikipedia baru berusia kurang dari 10 tahun (dirilis tahun 2001). Tapi coba kita lihat statistik berikut: Wikipedia berisi 1,74 miliar kata dalam 9,25 juta artikel, mencakup 250 versi bahasa termasuk bahasa Indonesia. Sementara Encyclopedia Britannica jumlah katanya cuma SEPERDUALIMA (yes…1/25) dari jumlah kata yang dimiliki Wikipedia edisi bahasa Inggris (Britannica hanya memiliki satu versi yaitu versi Bahasa Inggris). Bagaimana keajaiban ini bisa terjadi? Britannica ditulis oleh sekitar 100 orang full-time editors dan sekitar 4000 kontributor. Wikipedia sebaliknya, ditulis dengan pendekatan open source (tepatnya “crowdsource”) oleh puluhan ribu, ratusan ribu, atau bahkan mungkin jutaan volunter dari seluruh dunia, karena siapapun memang diundang untuk berkontribusi di Wikipedia dengan bantuan web 2.0 tools yang disebut: wiki. Berbeda dengan Britannica, tulisan di Wikipedia “dijaga” kualitas dan kebenarannya oleh komunitas Wikipedia yang saling berkerja sama dalam format kolaborasi terbuka (open collaboration). Komunitas ini pula yang terus memperbaiki tulisan-tulisan tersebut sehingga semakin baik dan sempurna. Kata para Wikipedians: “open collaboration improves articles over time”. Komunitas ini layaknya komunitas Mac atau komunitas Harley-Davidson, sangat fanatik (“cult-like”) terhadap Wikipedia. Satu hal perlu diingat, terwujudnya Wikipedia meyakinkan kita semua bahwa: WE are smarter than ME!!! WE are faster than ME!!! WE are more powerful than ME!!! Atau dalam kasus Wikipedia: “MILLIONS people are more powerful than HUNDREDS.” It’s the power COLLECTIVE INTELLIGENCE!!! Menunjuk kasus Wikipedia, saya semakin optimis bahwa...

Read More

Follow Us

Recent Videos

Loading...