Month: May 2009

THINKING OUT of the BOX

Dari milis sebelah… Sangat membantu untuk melatih berpikir di luar pakem yang sudah ada. Message —-From:teguh.abdullah@gmail.com Sun May 24, 2009 11:25 pm Dari kawan , saya forward Cerita bagus buat yang kepingin maju dansukses….semoga bermanfaat—– Forwarded Message —-From: “dr.august@telkomsel.blackberry.com” If your company, Comb manufacturers assigned you to sell the comb to the monks in the temples? Can you do it? What is your answer? a) Now way… Impossible b) Crazy c) I will give it a try in order to follow my boss instruction d) Well, I will try. e) Ya, I think I can sell ??? (5pcs? 10pcs? 50pcs? or more…you name it) Pick an answer above and read below to find out if you are/you are going to be a successful person or not at all. The Story: SELLING COMB TO THE MONKS There was one company “manufacturing combs” which intends to expand its business and so the management wanted to employ a new Sales Manager. The company ADVERTISED the vacancy in the newspaper. There are so many peoples turned up for the interview everyday …. accumulated to almost a hundred peoples in just few days … The Company now having the problem to choose the right candidate for this position. So, The Company interviewer had set A Difficult Task to whom who want to come for final interview. The Task Is To Selling Comb To Monks...

Read More

Kunjungan Mastermind Jaksel ke rumah Oom Bob Sadino

Pagi, 19 Mei 2009 sekitar jam 09 kunjungan silaturahim ke rumah Oom Bob Sadino dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan Oom Bob kepada beberapa teman Mastermind Jaksel seputar bisnisnya. Obrolan pun mengalir dengan sendirinya dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Topik pertama adalah mengenai management. Menurut Oom Bob, teori-teori management itu sampah yang memenuhi otak kebanyakan orang dan menurut beliau juga sekolah-sekolah bisnis yang ada sekarang ini kebanyakan teori. Menurutnya simple saja “management is getting things done through other people”. Dalam berbisnis, management yang dijalankannya dominan menggunakan “hati” dibandingkan dengan “otak”. Karena itulah beliau tidak mau menjadikan saudara atau kerabatnya menjadi pegawai di lingkungan perusahaannya. Banyak masalah yang akan timbul jika saudara atau kerabat menjadi pegawai di dalam perusahaan kita. Kepada kami beliau mewanti-wanti, agar jangan pernah menjadikan saudara atau kerabat menjadi pegawai. Lebih baik menjadikan orang lain sebagai “anak” di dalam perusahaan karena lebih mudah membinanya. Tidak heran berapa banyak “anak-anak” Oom Bob yang bekerja di Kemchick bertahun-tahun lamanya. Dalam merekrut “anak-anak”, Oom Bob pun tidak memilih yang pintar-pintar apalagi yang bodoh. Beliau memilih yang sedang saja. Dan pada saat pegawainya menjalankan “management” dalam perusahaannya beliau mendiamkannya, memberikan kebebasan para managernya untuk membuat keputusan dan tindakan, namun bukan berarti beliau meninggalkan sendirian para managernya dalam membuat keputusan atau tindakannya. Karena menurutnya, seorang “gembala” yang baik adalah berada di tengah-tengah, bukan di depan, bukan pula di belakang gembalaannya. Beliau berada di tengah-tengah, bersama para manager...

Read More

Mastermind Jaksel On Air di DFM 103,4 FM

Kamis 7 Mei 2009 atas undangan DFM 103,4 FM Mastermind Jaksel sebagai bagian dari komunitas Tangan Di Atas (TDA) mengudara selama 60 menit mulai jam 21.00 sampai 22.00 WIB untuk berbincang-bincang mengenai mastermind. Setelah mengenalkan apa itu komunitas TDA dan sedikit latar belakang bagaimana berdirinya TDA, maka mengalirlah pembicaraan yang dipandu Mbak Dini mengenai manfaat dari mastermind. Hadir saat itu Tjarli (www.pixethic.com), Sopana (www.bengkeldata.com) dan Ridwan memberikan penjelasan secara bergiliran. Milis Mastermind Jaksel sebagai sarana komunikasi anggota mastermind Jaksel setahun yang lalu, April 2008 masih beranggotakan 15 orang, saat ini Mei 2009 sudah mencapai 103 orang. Dari sebanyak itu, anggota yang aktif mengadakan pertemuan offline dalam Kelompok Mastermind (KMM) ada sebanyak sekitar 42 orang (6 KMM), masing-masing KMM beranggotakan 7 orang. KMM itu sendiri merupakan sarana berbagi (sharing) para anggotanya yang diadakan setiap 2 minggu sekali. Masing-masing menceritakan apa saja yang telah dilakukan selama 2 minggu yang lalu dengan bisnisnya dan menjelaskan apa yang akan dilakukan untuk 2 minggu mendatang. Selama sharing tersebut, masukan, pencerahan dan diskusi mengalir dengan lancar dalam rangka saling berbagi. Dalam KMM, budaya memberi diutamakan dibandingkan dengan menerima baik berupa ilmu, pengalaman atau saran yang berguna untuk perkembangan bisnisnya masing-masing. Dalam melakukan kegiatan KMM, mastermind Jaksel menggunakan workbook yang bisa menjadi panduan sederhana dalam melakukan aktifitas bisnisnya. Manfaat yang diperoleh bagi anggota mastermind adalah memiliki “konsultan” gratis dari sesama anggota, mendapat lingkungan yang mendukung bisnis,...

Read More

7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha

Judul Buku : 7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha Pengarang  : Bambang Suharno Penerbit : Bangkit Publishing Begawan entrepreneur, pemilik usaha Kemchicks Supermarket, Bob Sadino dikatakan “Gila” manakala menyampaikan cara berpikirnya, bagaimana bersikap dan bertindak untuk menjadi entrepreneur sejati pada berbagai kesempatan, baik wawancara ataupun seminar. Adapula entrepreneur senior yang mengarang buku “Cara Gila menjadi pengusaha” yakni Purdi E Chandra, pemilik usaha Primagama dengan konsep BODOL (Berani Optimis Duit Orang Lain), BOTOL (Berani Optimis Tenaga Orang Lain) dan BOBOL (Berani Optimis Bisnis Orang Lain). Kali ini resensi buku Mastermind TDA Jaksel mengulas buku “7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha” karangan Bambang Suharno, pendiri dan Direktur Indonesian Entrepreneur Society (IES) yang juga pendiri PT Gallus Indonesia Utama. Buku ini menyampaikan bahwa tidak semua orang mau dan bisa segila para entrepreneur yang bisa melakukan aksi-aksi gila saat memulai usahanya. Gila, nekat dan berani pasti bukan hal yang mudah bagi kebanyakan orang, apalagi bagi karyawan yang sudah berkeluarga. Menjadi Gila dan nekad bukanlah satu-satunya cara untuk menjadi seorang entrepreneur sukses. Ada 5 mitos mengenai entrepreneur yang dibahas : 1. Entrepreneur terlahir, bukan dibentuk oleh lingkungan. Padahal sesungguhnya kesuksesan dalam bisnis tidak dipengaruhi ras atau bakat bawaan lahir, tetapi karena faktor didikan, persepsi dan lingkungan yang membentuknya 2. Bisnis semata-mata demi mengejar uang agar menjadi kaya raya. Padahal uang bukanlah tujuan bisnis, melainkan, uang adalah reward atas jerih payah dan ketekunan berusaha. 3....

Read More

Follow Us

Recent Videos

Loading...