Jack Ma Akhirnya Resmi Jadi Penasihat e-Commerce di Indonesia

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia mendapat harapan baru dengan hadirnya Jack Ma sebagai penasihat e-commerce di Indonesia. Pendiri sekaligus CEO perusahaan e-commerce terbesar di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ini memiliki pandangan bahwa usaha-usaha kecil haruslah diberi akses terhadap teknologi agar dapat berkembang lebih jauh.

Visi Jack Ma ini senada dengan Presiden kita. Menurut Jokowi, UMKM harus mendapat akses terhadap teknologi dan ekonomi digital. Dengan jumlah mencapai 57,9 juta dan serapan lapangan kerja hingga 80%, UMKM yang memiliki daya tahan tinggi mampu menopang perekonomian negara, bahkan saat terjadi krisis global.

Namun UMKM masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal peningkatan kapasitas, akses modal dan pendanaan alternatif. Demikian pula dengan akses teknologi, akses pasar global serta integrasi mata rantai regional dan global.

Oleh karena itu, dalam kunjungannya ke kantro pusat Alibaba Group Corporate di   Hangzhou, Provinsi Zhejiang, RRT September 2016 lalu, Jokowi telah menjajagi kemungkinan bekerjasama dengan Jack Ma dalam meningkatkan potensi UMKM Indonesia.

Pertemuan Presiden Jokowi dengan para petinggi Alibaba di sana membahas pembentukan platform perdagangan elektronik atau Electronic World Trade Platform (e-WTP) untuk membantu UMKM meraih sukses dalam perdagangan dunia melalui inkubasi peraturan yang memungkinkan perdagangan antar dunia.

Menurut Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Indonesia memiliki proyeksi target bisnis e-commerce mencapai US$ 130 miliar pada 2020. Karena itu, penunjukan Jack Ma sebagai penasihat merupakan salah satu cara agar bisa mencapai angka tersebut. Menurut dia, akan terasa berat bagi Indonesia mencapai target itu jika tidak melakukan langkah “menggaet” bos Alibaba tersebut.

Kunjungan Jokowi ke Alibaba, September 2016 (foto:tekno.kompas.com)

Pucuk dicinta ulam pun tiba, pertengahan Agustus 2017, Jack Ma resmi menerima tawaran pemerintah Indonesia menjadi penasihat steering committee dari inisiatif dalam menyusun peta jalan (roadmap) e-commerce di Indonesia.

Peta jalan e-commerce tersebut memuat tujuh poin mengenai upaya pengembangan ekonomi digital, yaitu persoalan logistik, pendanaan, perlindungan konsumen, infrastruktur komunikasi, pajak, pendidikan dan keamanan cyber.

Selanjutnya pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membangun sebuah steering committee. Nantinya steering committee inilah yang akan membangun roadmap tersebut.

Jack Ma sendiri sebelumnya pernah menjabat sebagai satuan tugas Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di B20, sebuah badan perumus kebijakan di bawah G20.

Semoga peran Jack Ma sungguh bisa membantu UMKM Indonesia semakin melek teknologi dan mendunia. Sehingga visi Indonesia sebagai digital ekonomi terbesar pada 2020 bisa terwujud.