_mg_7671

Walaupun gedung belum dibuka, para peserta Festival Entrepreneur Indonesia sudah berdesakan di depan pintu kaca sejak jam 6.30.

Saat meja pendaftaran belum diisi, peserta sudah padat ingin segera masuk ke lantai 3 dimana acara berlangsung, petugas keamanan yang ketat namun simpatik mencoba menanggulanginya.

Beberapa peserta yang “lolos” ke lantai tiga membuat panitia kewalahan namun keadaan tetap tertib. Memang Luar biasa antusias teman-teman TDA ini.

Sesi pagi hari dibuka dengan materi pak Nukman, pakar internet marketing.

Materi sangat interaktif, beberapa teman dijadikan model yang dibedah di depan audiens. Semuanya sangat terhibur dengan pemaparan yang menarik dan sangat lucu.

Internet marketing yang pada dasarnya adalah ilmu high-tech namun dan dibedah dengan bahasa yang ringan, seperti misalnya :

  • semakin sulit pelanggan bertransaksi di internet semakin menjauhkan mereka untuk melakukan transaksi. Banyak misalnya teman-teman yang toko online nya menggunakan cart/ kotak pemesanan, walaupun kelihatan bagus tapi mengurangi minat orang untuk deal langsung. Lebih baik cantumkan kontak number maupun email ditempat2 yang mudah dilihat calon pelanggan kita.

Ilmu sudah pasti bertambah banyak dan beberapa teman berkomentar bahwa materi pak Nukman sangat realistik dan diperlukan dalam bisnis online mereka.

Sesi selanjutnya Pak Rivqi dari Pillar Business Accelerator membawakan materi The Power of EVA . Pertanyaan mendasar yang membuat kita merenung adalah, mengapa ada orang yang sukses namun ada pula yang gagal, apa faktor penyebab seseorang bisa sukses? Beliau ,menyampaikan faktor yang menentukan adalah kemampuan kita akan menyikapi semua peluang yang muncul, disamping selalu sadar bahwa Sang pemberi rizqi janganlah di nomor duakan.

_mg_7772Suasana seminar Sahmullah Rivqi dari Pillar Accelator Business

Ketika seseorang sukses maupun gagal, yang dievaluasi janganlah sekedar faktor teknis bisnis dan material semata tapi ada faktor non teknis dan spiritual yang harus diperhatikan juga. Diharapkan dengan menerapkan EVA (Evaluation, Value & Alert System), tata nilai kita akan lebih harmoni dengan nilai-nilai universal, dimana dalam jangka panjang berbisnis dengan EVA ini akan lebih bertahan lama dan bernilai mulia didalam kehidupan sehari-hari.

Saat mengalami kegagalan bisnis, kita wajib untuk mengadakan evaluasi, begitu pula ketika suksespun kita mesti tetap harus waspada dalam menentukan nilai universal bisnis kita. Dengan The Power of EVA ini maka bisnis kita akan bisa “menebar rahmat” bagi alam semesta. Suatu tools yang sangat powerful bagi teman-teman yang hadir.

Sesi terakhir di pagi hari adalah CEO DRTV pak Salim Kartono yang memberikan sharing tentang bisnis. Topik utama yang ditekankan oleh beliau adalah “DARE to BUSINESS”, berani action untuk memulai bisnis. Materi presentasi yang dihiasi oleh tulisan china lengkap dengan gambar ying-yang-nya, ditambah dengan cuplikan film china, membuat presentasi terasa unik dan membuat kita merasa belajar dari seorang Taipan.

Pak Salim ini bak pesilat tangguh. Tak heran Raja Retail pak Rosihan”Saqina” di awal perkenalan sangat kagum dengan buku pak Salim yang sangat memahami dan mencerahkan para pebisnis di Indonesia.

Berbeda suasana di luar ruangan seminar, para peserta pameran tampak sangat sibuk melayani para peserta yang sangat antusias ingin tahu lebih banyak tentang produk maupun beragam kesempatan bisnis yang ditawarkan.

Beberapa peserta antusias memanfaatkan moment ini untuk menerapkan “ cara gila kenalan di milad”, baik untuk meningkatkan omzet, jaringan maupun yang benar-benar narsis abis……..

_mg_7829Para peserta seminar di Festival Entrepreneur Indonesia 2009

_mg_7840Networking selama seminar

Tunggu liputan kami selanjutnya, akan ditampilkan komentar beberapa teman tda yang hadir di acara Luar biasa ini.

Insya Allah akan disajikan real time

Terimakasih,

Writen by Irwan The Chapter – thechaptercourse.co.cc

Photo by Tjarli Pixethic – pixethic.com