Jakarta – Ketika dunia berbisnis sudah mulai kompleks, pemilik usaha kecil dan milyaran (UKM) tak bisa lagi melakukan segala sesuatunya sendirian. Pemilik usaha seperti ini tidak hanya harus fokus kepada memproduksi barang, mengatur arus kas dan mencari konsumen, memperbesar penjualan tetapi juga butuh perlu membangun hubungan dengan beberapa pihak.
Mereka inilah yang akan menentukan kesuksesan dari bisnis UKM yakni pelanggan, karyawan, bankir, akuntan, pengacara, broker asuransi, profesional marketing, jasa pelatihan, dan spesialis Teknologi dan Informasi (IT).

Karena semua keahlian itu tidak bisa dipelajari sendiri, ada baiknya anda punya salah satu karyawan di atas dan benar-benar punya hubungan yang baik dengan mereka demi kesuksesan bisnis anda.

Berikut ini adalah beberapa tips dikutip dari financialedge, Senin (12/12/11), mengenai cara mmebangun hubungan yang baik dengan beberapa pihak di bawah ini:

1. Karyawan

Meski kata ‘hubungan’ terlihat sedikit aneh jika dihubungkan antara bos dan karyawan, tapi hubungan ini sangatlah penting, bahkan lebih penting dari segala-galanya dalam bisnis. Karena karyawan yang sangat setia merupakan sumber daya yang paling berharga dalam bisnis UKM.

Waktu dan ajaran yang diberikan bos kepada karyawannya akan membuahkan imbal hasil yang setimpal. Karyawan yang merasa dihargai dan diperhatikan atasan bisa menghasilkan pekerjaan memuaskan diluar perkiraan anda.

Faktanya, karyawan mempresentasikan citra perusahaan kepada konsumen. Hubungan antara konsumen dan konsumen sangat tergantung interaksi dan pengalamannya dengan karyawan perusahaan tersebut.

Karyawan yang merasa senang bekerja di perusahaan anda pasti akan dengan sabar melayani konsumen sampai puas, puas dengan pekerjaannya dan tidak berniat untuk pindah ke tempat lain. Hal ini sangat penting anda perhatikan untuk mempertahankan karyawan anda sebaik mungkin tanpa sering terjadi pergantian.

Pasalnya, dengan keluar-masuk karyawan baru, tidak hanya akan menghabiskan waktu anda untuk melatih mereka, tetapi juga keluar biaya yang lumayan, belum potensi kerugian yang seharusnya bisa ditutupi oleh pekerjaan karyawan lama.

2. Bankir

Membangun hubungan dengan perbankan sangatlah diperlukan, tak hanya untuk kegiatan rutin menyimpan uang, tetapi juga diperlukan saat arus kas anda mulai menggemuk, berniat untuk membeli tempat baru, mencari kredit untuk modal kerja dan lain-lain.

Bankir yang akan memberi anda pinjaman harus mengenal baik bisnis anda terlebih dahulu, memahami sejarah perusahaan juga arah perusahaan itu ke depan sebelum akhirnya merestui ajuan kredit anda. Jika anda sudah membangun hubungan baik ini sejak lama, persetujuan kredit anda bisa dengan mudah diberikan.

Bahkan, jika anda sebelumnya pernah meminjam uang dan melunasinya tepat waktu, ini bisa menjadi rekam jejak yang baik bagi anda. Anda pasti tidak akan kesulitan jika di kemudian hari membutuhkan dana segar untuk keperluan bisnis.

3. Akuntan

Sebuah hubungan dengan akuntan wajib dimiliki para pelaku bisnis UKM yang berniat untuk maju. Dengan adanya bantuan akuntan anda akan lebih mudah membaca dan membuat laporan keuangan bisnis anda setiap bulannya. Dari situ bisa terlihat bagian mana yang terlalu boros dan bagian mana yang sudah menghasilkan uang paling banyak.

Selain itu, dengan memiliki akuntan profesional, kredibilitas bisnis anda akan lebih terangkat. Sehingga, anda akan lebih mudah mencari pinjaman modal ke bank.

4. Pengacara

Setiap bisnis di semua lini industri harus membangun hubungan baik dengan setidaknya satu pengacara perdata atau kantor hukum. Hal ini diperlukan sebagai bantalan jika sewaktu-waktu anda dikenai tuntutan oleh pihak lain. Kasusnya bisa macam-macam, seperti masalah nama merek yang dianggap menjiplak atau jenis produk yang tidak jauh berbeda.

5. Petugas Asuransi

Sebagai bagian dari manajemen risiko, sebuah perusahaan juga harus punya hubungan baik dengan petugas asuransi yang terpercaya. Sehingga, asuransi tersebut bisa memberikan perlindungan menyeluruh jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bagi bisnis anda.

6. Marketing Profesional

Jika anda sebagai pemilik perusahaan merasa sudah maksimal dalam melakukan penjualan produk atau jasa namun hasilnya belum setimpal, sangat dianjurkan anda mencari seorang marketing profesional. Banyak pelaku bisnis UKM yang sudah punya keahlian menjadi marketing andal, terutama saat masa-masa awal membangun bisnisnya. Namun, jika anda berniat untuk mengembangkan perusahaan lebih besar lagi, anda atau karyawan marketing anda harus membuat beberapa catatan seperti:

  • target pasar
  • maksimalkan media massa
  • siapkan produk yang tepat
  • masuki kompetisi di industri
  • anggarkan biaya marketing

7. Pelatih bisnis bagi karyawan

Terkadang pelatih seperti ini tidak hanya untuk karyawan, tetapi bisa jadi untuk si pemilik perusahaan juga. Dalam bisnis UKM, terutama yang baru saja mulai berdiri, si pemilik biasanya tidak punya banyak waktu untuk belajar mengenai manajemen perusahaan, apalagi memberi pelatihan kepada karyawannya, keahlian lebih di sistem komputer, sampai menjaga hubungan baik dengan konsumen.

Adanya pelatih bisnis untuk karyawan bisa menghemat waktu anda melatih karyawan baru, sehingga anda bisa lebih berkonsentrasi menjalankan perusahaan seperti biasa.

8. Spesialis Teknologi dan Informasi (TI)

Ini merupakan opsi paling baru bagi para pelaku bisnis UKM yang hendak memperbesar perusahaanya, yaitu spesialis TI. Pelaku bisnis UKM jangan sekarang perlu seseorang yang bisa menganalisa sistem dan data secara efektif sehingga bisnisnya bisa terus berkembang, terutama dari segi administrasi, manajemen proyek, juga mengurangi ongkos operasional.